Postingan

Menampilkan postingan dari Maret 20, 2025

Aku merindu berpunggut sendu

  Aku Merindu Dalam Sendu Aku merindu… dalam sendu yang berdiam di pelukan malam, ketika gelap begitu mencekam dan sunyi menua tanpa suara. Saat itu, hatiku berbisik lirih — tentang rindu yang tumbuh diam-diam untuk seorang wanita jauh di pulau seberang. Di antara bintang yang menabur cahaya, langit tampak begitu lembut memeluk rembulan; seperti tatapan matamu yang teduh, yang setiap kali terlintas, menumbuhkan rindu paling halus dalam dadaku. Ketahuilah, kasih — setiap hembusan angin timur yang dingin selalu membawa namamu bersama desirnya, seolah semesta tahu bahwa aku tengah merindu dengan seluruh sisi diriku. Untukmu, tak ada kata yang cukup dalam buku harian hidupku untuk menuliskan betapa aku mencintaimu. Namun percayalah, akan kupastikan cinta ini terukir di waktu yang tak pernah jemu berputar. Meski jarak dan waktu menjadi pemisah, rasa ini tak akan pernah pudar — ia tetap, seperti fajar yang selalu datang setelah malam panjang yang enggan pergi...