Postingan

Menampilkan postingan dari April 16, 2026

Ikhlas Dan Kenangannya

 Nanti Nanti, ketika waktu mempertemukan kita lagi di persimpangan yang tak pernah kita rencanakan, semoga kita sudah tahu cara tersenyum tanpa harus menyembunyikan sisa luka yang dulu kita rawat diam-diam. Mungkin kita hanya akan saling sapa, sederhana… tanpa gemetar yang dulu berlebihan, tanpa pertanyaan yang pernah tertahan di dada. Hanya dua orang yang pernah saling tinggal, lalu berjalan menjauh dengan cara paling sunyi. Nanti, jika kita duduk di tempat yang sama, biarlah tak ada lagi “seandainya”, tak ada lagi hitungan tentang yang hilang, atau siapa yang lebih dulu melepaskan. Karena pada akhirnya, kita hanya dua cerita yang pernah bertemu, lalu selesai tanpa benar-benar pamit. Cukup dikenang sebentar— bahwa pernah ada “kita” yang begitu penuh, begitu hidup, yang pernah percaya bahwa segalanya akan lama, meski akhirnya tak sempat utuh. Dan jika rindu itu datang lagi, biarkan ia sekadar lewat, seperti angin yang singgah tanpa ingin menetap, menyentuh sebentar, lalu pergi tanp...