MENCINTAI DALAM DIAM
Untuk Nona, yang Menjadi Rahasia Nyonya… Kau adalah doa yang saya bisikkan di sepanjang malam, di antara kesunyian yang bahkan bayangan pun enggan bersuara. Bersama bintang dan purnama menggambar cahaya di langit yang terbentang saya menitipkan harap agar semesta menyembunyikan isi hati dalam kiasan asa, bersama embun yang menggigil di ujung daun pagi. Nyonya di pintu ini, saya menutup rapat segala rahasia— menatap pohon yang tak pernah tahu apa itu rasa. Di sudut kamar kecil yang mengayumi sunyi saya menyulam asa tak pernah selesai, dengan nyonya, sebagai tokoh utama dalam setiap diksi yang tersesat di ujung bait. Duhai nyonya waktu telah menua, dan saya tetap di sini— menyimpan rahasia di balik tembok yang terlalu kokoh untuk dirobohkan. Dengan tatap malu-malu enggan menjelma kata, sapa yang terhenti di ujung napas, rasa yang terpenjara dalam diam yang semangkin tua. Saya membisukan melodi , namun diam-diam mengagumi mu dalam seribu bahasa. Biarkan tabi...